Misa Latin Tradisional Tidak Identik Dengan SSPX / Sedevacantis

Fratres,

Barangkali ada yang berpandangan bahwa Misa Latin Tradisional atau dalam dokumen Summorum Pontificum dikenal dengan nama Misa Forma Extraordinaria (bentuk luar biasa) adalah identik dengan Komunitas SSPX atau Sedevacantis?!. Mari kita kenali Misa Forma Extraordinaria ini, siapakah pemiliknya?

Sebelumnya mari kita kenal terlebih dahulu Siapakah SSPX, dan siapakah Sedevacantis?

Dikutip dari website Katolisias.org, SSPX (Society of St. Pius X) merupakan komunitas yang didirikan oleh seorang Uskup yang bernama Marcel Lefebvre, Perancis pada tahun 1970. Misi dari komunitas SSPX adalah mempertahankan Katekismus tradisional, dan Misa Tridentine (sekarang kita kenal dengan istilah Misa Forma Extraordinaria). Pada tanggal 30 Juni 1988, ketegangan hubungan SSPX dengan Vatikan memuncak disebabkan Mgr. Marcel Lefebvre mentahbiskan emas Uskup tanpa persetujuan dari Paus St. Yohanes Paulus II. singkatnya, Mgr. Lefebvre dan keempat Uskup tesebut terkeskomunikasi. Pada tanggal 21 Januari 2009, Takhta Suci Vatikan telah melepaskan sanksi ekskomunikasi tersebut atas permohonan Uskup Fellay yang merupakan salah satu dari keempat Uskup yang ditahbiskan oleh Mgr. Lefebvre. Namun secara Yuridis, Gereja Katolik belum merestui SSPX. Pengangkatan ekskomunikasi merupakan awal dialog Vatikan dengan komunitas SSPX. Mari berdoa untuk persatuan ini.

Lalu siapakah Sedevacantis? singkatnya kata (dikutip dari diskusi ekaristi.org) Sedevacantis [Sede – Vacante] berasal dari bahasa latin yang berarti “takhta kosong”. Hal ini untuk merujuk sebuah takhta Uskup yang masih lowong. Tentunya maksud Sedevacantis oleh kelompok tersebut mengarah kepada takhta Paus. Mereka menganggap Paus Pius XII adalah Paus terakhir yang sah, dan selanjutnya tidak sah (takhta kosong), termasuk Paus Fransiskus. Mereka menganggap Konsili Vatikan II merupakan Konsili yang bersifat heretic karena berlawanan dengan konsili – konsili sebelumnya (Padahal tidaklah demikian), dan penggunaan tata cara Misa baru ( Misa Paus Paulus VI / Forma Ordinaria) yang tidak valid.

Apakah mereka merupakan pemilik Misa Latin Tradisional (Forma Extraordinaria)? Tentu tidak!. Misa Forma Extraordinaria merupakan milik Gereja Katolik. Misa Latin Tradisional sama sekali tidak identik dengan SSPX ataupun Sedevacantis yang menolak kehadiran Misa Forma Ordinaria. Misa Forma Extraordinaria pernah menjadi lazim dirayakan sebelum pembaharuan liturgi edisi 1970. Walaupun kini kebiasaan Gereja Katolik adalah merayakan Misa Forma Ordinaria, namun tidak melarang Misa Forma Extraordinaria dirayakan kembali. Hal tersebut ditegaskan kembali  mengenai tata cara lama  dalam Muto Proprio Paus Benediktus XVI (Sekarang Paus Emeritus  Benediktus XVI) Summorum Pontificum, bahwa Misa ini dapat dirayakan di paroki – paroki, merayakan sakramen – sakramen Gereja tanpa halangan apapun, tentu harus dilayani oleh Imam yang tidak berada dalam hukuman (ie: ekskomunikasi) dan berada dalam kesatuan penuh dengan Paus Roma.

Tahukah anda jika Gereja Katolik juga memiliki salah satu komunitas yang hanya merayakan Misa Forma Extraordinaria? Nama Komunitas itu adalah FSSP (Fraternitas Sacerdotalis Sancti Petri / Persaudaraan Imam – Imam St. Petrus) yang terbentuk dari berkat  Paus St. Yohanes Paulus II dalam Muto Proprio Ecclesia Dei. saat ini terdapat 200 Imam dan 110 Seminaris menurut situs www.fssp.org. Selain FSSP, juga ada komunitas ICKSP (Institute of Christ the King Sovereign Priest) / ICRSS (Institutum Christi Regis Summi Sacerdotis). Komunitas ini juga hanya merayakan Misa Forma Extraordinaria.

Ditegaskan kembali, Misa Forma Extraordinaria tidak pernah menjadi milik kelompok tertentu atau identik dengan kelompok tertentu. Misa adalah milik Gereja Katolik! dan selamanya adalah milik Gereja Katolik.

Catatan:

Misa tata cara lama juga lazim dikenal dengan istilah:

1) Misa Tridentina

2) Misa Forma Extraordinaria

3) Misa Latin Tradisional

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s