Lima Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Menerima Komuni

Saudara/i terkasih dalam Tuhan Yesus Kristus,

“Sakramen yang terluhur ialah Ekaristi mahakudus, di dalamnya Kristus Tuhan sendiri dihadirkan, dikurbankan dan disantap, dan melaluinya Gereja selalu hidup dan berkembang. Kurban Ekaristi, kenangan wafat dan kebangkitan Tuhan, di mana Kurban salib diabadi-kan sepanjang masa, adalah puncak seluruh ibadat dan kehidupan kristiani dan sumber yang menandakan serta menghasilkan kesatuan umat Allah dan menyempurnakan pembangunan tubuh Kristus. Sedang-kan sakramen-sakramen lain dan semua karya kerasulan gerejawi melekat erat dengan Ekaristi mahakudus dan diarahkan kepadanya.” Begitu indahnya rumusan yang diuraikan pada Kitab Hukum Kanonik mengenai Sakramen Ekaristi (No. 897). Sakramen-sakramen Gereja saling mengikat dan berpaut pada Ekaristi.

Begitu agung dan luhurnya Ekaristi, diaturlah tata cara perayaannya sedemikian indah seraya tidak melupakan partisipasi aktif umat beriman. Oleh sebab itu, hal-hal yang perlu kita ketahui dan siapkan sebelum menyambut komuni adalah sebagai berikut:

Baca lebih lanjut

‘D’OA ‘S’YUKUR ‘A’GUNG = ‘D’UDUK ‘S’AJA ‘A’H

Saudara/i terkasih dalam Kristus Tuhan,

Kehadiran Tuhan Yesus secara nyata dalam rupa roti dan anggur adalah pada saat Doa Syukur Agung, tepatnya saat bagian kata konsekrasi: “terimalah dan makanlah …….”, “terimalah dan minumlah….” diucapkan oleh Imam. Doa Syukur Agung merupakan pusat dan puncak seluruh perayaan, suatu doa syukur dan pengudusan (PUMR No. 78). Umat beriman diikutsertakan dalam doa agung yang disampaikan oleh Imam atas nama umat kepada Allah Bapa, dalam Roh Kudus, dengan perantaraan Yesus Kristus. Secara detail, Doa Syukur Agung mengandung bagian – bagian:

Baca lebih lanjut

MISA LATIN – FORMA ORDINARIA

Introitus (Mzm. 17:1)

Ego clámavi, quóniam exaudísti me, Deus; inclína aurem tuam, et exáudi verba mea. Custódi me, Dómine, ut pupíllam óculi; sub umbra alárum tuárum prótege me. (Kepada-Mu aku berseru, sebab Engkau menjawab aku, ya Allah; condongkanlah telinga-Mu kepadaku, dengarkanlah perkataanku! Jagailah aku sebagai biji mata; dibawah naungan sayap-Mu sembunyikanlah aku! )

Pada hari / tanggal: Sabtu, 18 Oktober 2015, tepat pukul 18.30 WIB Komunitas Liturgia Latina St. Yohanes XXIII menyelenggarakan Misa Kudus Forma Ordinaria dalam bahasa latin untuk Minggu biasa ke – XXIX di Gedung PUSPAS, Pontianak. Misa kudus dipersembahkan oleh Yang Mulia, Mgr. Hieronymus Herculanus Bumbun, Uskup Agung Emeritus Pontianak.

Baca lebih lanjut

5 HAL UMUM YANG PERLU DIPERSIAPKAN SEBELUM MENGIKUTI MISA KUDUS

Putra – putri Gereja Katolik yang kudus, seperti pada artikel sebelumnya (5 HAL UMUM YANG TIDAK MEMPERKENANKAN SESEORANG MENERIMA EKARISTI) bahwa Ekaristi yang sangat luhur merupakan puncak iman Kristiani sebab merupakan tindakan Kristus dan GerejaNya, dan melalui pelayanan imam, Kristus menjadi kurban dan santapan bagi kita semua (Kan. 899 $ 1). Maka adalah perlu persiapan yang sungguh – sungguh untuk menyambut tubuh dan darah Tuhan dalam hal ini sebelum mengikuti Misa Kudus. Artikel ini menyajikan beberapa hal yang sebaiknya dipersiapkan untuk menyambut Ekaristi serta menaruh hormat sebesar – besarnya kepada Ekaristi mahakudus (Kan. 898), diantaranya:

Baca lebih lanjut